XL_087736710838
SIMPATI_082221758210
Perbedaan Penyakit Sipilis dan Penyakit Kencing Nanah
SIMPATI_082221758210
Perbedaan Penyakit Sipilis dan Penyakit Kencing Nanah
Sifilis atau yang disebut dengan ‘raja singa’ disebabkan oleh sejenis bakteri yang bernama treponema pallidum. Bakteri yang berasal dari famili spirochaetaceae ini, memiliki ukuran yang sangat kecil dan dapat hidup hampir di seluruh bagian tubuh. Spirochaeta penyebab sifilis dapat ditularkan dari satu orang ke orang yang lain melalui hubungan genito-genital (kelamin-kelamin) maupun oro-genital (seks oral). Infeksi ini juga dapat ditularkan oleh seorang ibu kepada bayinya selama masa kehamilan. Anda tidak dapat tertular oleh sifilis dari handuk, pegangan pintu atau tempat duduk WC.
Gambaran tentang penyakit sifilis seperti yang dikemukakan tersebut mungkin masih membuat Anda penasaran, karena wanita yang tidak tahu kalau suaminya sering ‘jajan’ mungkin tidak menyadari kalau dirinya sudah mengidap penyakit sifilis.
Jadi uraian selanjutnya adalah mengenali gejala yang mungkin terjadi pada wanita, yang terurai dalam empat stadium berbeda.
Stadium satu. Stadium ini ditandai oleh munculnya luka yang kemerahan dan basah di daerah vagina, poros usus atau mulut. Luka ini disebut dengan chancre, dan muncul di tempat spirochaeta masuk ke tubuh seseorang untuk pertama kalinya. Pembengkakan kelenjar getah bening juga ditemukan selama stadium ini. Setelah beberapa minggu, chancre tersebut akan menghilang. Stadium ini merupakan stadium yang sangat menular.
Stadium dua. Kalau sifilis stadium satu tidak diobati, biasanya para penderita akan mengalami ruam, khususnya di telapak kaki dan tangan. Mereka juga dapat menemukan adanya luka-luka di bibir, mulut, tenggorokan, vagina dan dubur. Perbedaan Penyakit Sipilis dan Penyakit Kencing Nanah Gejala-gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan pegal-pegal, mungkin juga dialami pada stadium ini. Stadium ini biasanya berlangsung selama satu sampai dua minggu.
Stadium tiga. Kalau sifilis stadium dua masih juga belum diobati, para penderitanya akan mengalami apa yang disebut dengan sifilis laten. Hal ini berarti bahwa semua gejala penyakit akan menghilang, namun penyakit tersebut sesungguhnya masih bersarang dalam tubuh, dan bakteri penyebabnya pun masih bergerak di seluruh tubuh. Sifilis laten ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.
Stadium empat. Penyakit ini akhirnya dikenal sebagai sifilis tersier. Pada stadium ini, spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak, jantung, batang otak dan tulang.
Sedangkan pada lelaki yang telah tertular oleh sifilis memiliki gejala-gejala yang mirip dengan apa yang dialami oleh seorang penderita wanita. Perbedaan utamanya ialah bahwa pada tahap pertama, chancre tersebut akan muncul di daerah penis. Dan pada tahap kedua, akan muncul luka-luka di daerah penis, mulut, tenggorokan dan dubur.
Orang yang telah tertular oleh spirochaeta penyebab sifilis dapat menemukan adanya chancre setelah tiga hari – tiga bulan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh. Kalau sifilis stadium satu ini tidak diobati, tahap kedua penyakit ini dapat muncul kapan saja, mulai dari tiga sampai enam minggu setelah timbulnya chancre.
Sifilis dapat mempertinggi risiko terinfeksi HIV. Hal ini dikarenakan oleh lebih mudahnya virus HIV masuk ke dalam tubuh seseorang bila terdapat luka. Sifilis yang diderita juga akan sangat membahayakan kesehatan seseorang bila tidak diobati. Baik pada penderita lelaki maupun wanita, spirochaeta dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan rusaknya organ-organ vital yang sebagian besar tidak dapat dipulihkan. Sifilis pada ibu hamil yang tidak diobati, juga dapat menyebabkan terjadinya cacat lahir primer pada bayi yang ia kandung
GONORE ( KENCING NANAH )
Definisi:
Gonore atau Kencing Nanah adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang berlangsung dalam tempo singkat (akut). Penyakit ini disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae, yakni kuman berbentuk mirip kopi (diplococcus).
Penularan:
Gonore ditularkan melalui hubungan seksual, termasuk lewat anal (dubur) dan oral (mulut). Jadi bila seorang pria mengatakan kepada pasangannya bahwa ketularan saat kencing di toilet tempat umum atau melalui handuk temannya, bohong tuh.
Alasan tersering para penderita datang ke PSK sehingga terjangkit Gonore, katanya sih karena diajak teman-nya. Hampir selalu begitu, betul tidaknya belum ada penelitian.
GEJALA dan TANDA
Gonore pada Pria.
Seorang pria dapat tertular melalui hubungan (seksual) dengan wanita penderita gonore (coitus suspektus). Masa tunas berlangsung antara 2-10 hari dengan rata-rata 3 hari.
Gejala uretritis (gonore):
Nyeri waktu kencing, terutama saat awal kencing.
Permukaan saluran kencing bawah (orifisium uretra) membengkak (oedema) dan kemerahan (eritematus).
Keluar cairan (sekret) nanah (purulen) dari saluran kencing
Penulis pernah menemukan (di praktek) penderita termuda 16 tahun dengan nanah yang menetes-netes, kuning kehijauan dan berjalan seperti orang disunat. Adapun penderita tertua usia sekitar 60 tahun (hebat ya).
Komplikasi atau penyulit pada gonore pria, antara lain:
Infeksi kelenjar cowperi (cowperitis), kelenjar di bawah saluran kencing pangkal penis.
Infeksi prostat (prostatitis), kelenjar di bagian paling ujung saluran kencing berbatasan dengan kandung kemih.
Infeksi kelenjar epidedimis (epididimitis), dan lain-lain.
Gonore pada Wanita.
Pada umumnya penderita gonore wanita tidak menimbulkan gejala, disebut asimtomatis. Paling sering mengenai leher rahim (serviks), dengan gejala keputihan. Jika mengenai saluran kencing, maka dapat terjadi keluhan nyeri kencing (disuri) ringan, dan dapat juga mengenai kandung kemih, ditandai dengan sering kencing (jawa: anyang-anyangen), nyeri perut bagian bawah dan adakalanya nampak darah bersamaan dengan kencing (hematuri)
Komplikasi atau penyulit pada gonore wanita, antara lain:
Infeksi kelenjar Bartolin (bartolinitis), kelenjar di seputar bibir kemaluan. Rasanya amat nyeri, so si penderita jadi sulit jalan. Terjadi pembengkakan di bibir luar vagina (labium mayus), bisa bernanah, timbul abses dan jika sampai pecah, duhhh, bisa menimbulkan krowok (ulkus)
Infeksi jaringan pelvis ( Pelvic Inflamatory Diseases), radang rahim, indung telur dan sekitarnya.
Ditandai dengan rasa nyeri saat menstruasi, saat berhubungan intim, dan umumnya menampakkan gejala ringan, sehingga kurang begitu diperhatikan.
Gonore di luar genital (ekstra genital)
Gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore), sebagai akibat oral seks. tandanya mirip radang tenggorokan.
Gonore rektum (proktitis gonore), yakni infeksi gonore di rongga rektum (bagian dalam anus), sebagai akibat hubungan intim lewat anus. (ceritakan rasanya dong)
Gonore mata (gonoblenore), diderita bayi baru lahir karena si ibu menderita gonore. Penularannya saat persalinan. Beberapa hari setelah melahirkan, mata si bayi membengkak, saat dibuka keluarlah nanah. Hiyyyy kasian.
Dapat juga terjadi pada dewasa jika penderita ngucek-ngucek mata sehabis megang organ kelaminnya yang sedang terinfeksi gonore. (huek, jorok ah).
Pemeriksaan Laboratorium
Merupakan salah satu pemeriksaan penunjang di dunia medis. Jenis pemeriksaan didasarkan atas indikasi.
Bahan pemeriksaan kasus gonore diambil dari:
Pria: nanah dari saluran kencing bawah (uretra) atau diplotot (pijat) batang pinesnya (eh maksudnya penis) untuk mengeluarkan cairan atau nanah.
Dapat pula dengan memeriksa urin (sedimen urine) atau cairan yang dikeluarkan dengan pijat prostat (siapa yang mijet, hayo)
Wanita: dari muara saluran kencing bawah (uretra). Ssst, tahu tempatnya belum ?
Dapat juga diambil cairan dari muara kelenjar Bartolin, leher rahim atau rektum.
Mata: dari cairan nanah mata.
Singkat cerita, semua bahan tersebut dioleskan pada gelas kaca lalu dilakukan pengecatan dengan pewarnaan Gram (cara atau metode pewarnaan), diintip melalui mikroskop dengan pembesaran 100 kali.
Nah, bila ditemukan kuman berbentuk seperti biji kopi (diplococcus) Gram negatif, di dalam ataupun di luar sel darah putih, maka hasil pemeriksaan POSITIF.
Metode pengecatan Gram:
(sekalian aja, siapa tahu dibaca bagian laborat atau ahli kimia untuk dikoreksi)
Langkah-langkah singkat, sebagai berikut:
Setelah bahan siap, fiksasi dengan pengeringan (api), lalu dilakukan pewarnaan dengan:
Pewarnaan Gram pertama, yaitu:
Karbol gentian violet (30 detik), lalu bilas dengan air.
Lugol selama 30 detik, bilas lagi.
Aseton alkohol selama 2-3 detik, lalu bilas dengan air.
Berikutnya pewarnaan Gram kedua, dengan;
Larutan safranin selama 30 detik, bilas lalu keringkan. Siap diperiksa.
Gram positif bila warnanya ungu dan negatif bila hasil pemeriksaan berwarna merah.
Biaya Pemeriksaan di Rawat Inap Palaran: Rp 22.000,- (dua puluh dua ribu rupiah).
Mahal ngga ya. Soale swakelola sih.
Di Kota lain berapa ? Serius lho ini, bukan mancing-mancing.
Halo laborat dan ahli kimia, tolong dibetulin bila salah.
Cara lain adalah dengan pembiakan kuman (biaya mahal) menggunakan media selektif.
DIAGNOSA
Wawancara (anamnesa)
Rangkaian “pengobatan” diawali dengan wawancara atau dalam bahasa medis disebut anamnesa. (diingat-ingat ya, anamnesa)
Pada umumnya, penderita gonore nggak usah digali sudah ngomong sendiri penyakitnya. Namun perlu juga ditanya hubungan intim sebelumnya.
Bila sudah berkeluarga, pertanyaan ini penting untuk mengetahui apakah sudah terjadi penularan pada pasangan atau tidak.
Bila ada dugaan gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore) perlu juga nanya “ngoral” … hehehe ngerti tho. Ho-oh.
Demikian pula jika dugaan proktitis gonore (gonore rektum), perlu ditanya aktifitas “nganal’.
Pemeriksaan (fisik diagnostik)
Oke kita kenalan dengan rangkaian “pemeriksaan” medis yuk.
Inspeksi (melihat)
Pada kasus ini kebanyakan sudah dapat mendiagnosa dengan melihat (inspeksi), tentunya setelah wawancara (anamnesa).
So, yang dilihat adalah ada tidaknya bercak cairan nanah di celana dalam tepat di tempat cucakrowo. Biasanya ada bercak disitu. Atau melihat tanda peradangan di ujung kemaluan, ada tidaknya cairan nanah, bila perlu disuruh mijat si cucakrowo.
Lha terus gimana jika wanita ?
Agak sulit memang, namun bisa dilihat atau mencocokkan keluhan dengan tanda peradangan pada kemaluan. Jika masih meragukan, ya periksa laboratorium.
Palpasi (memegang)
Untuk kasus gonore tidak begitu banyak diperlukan kecuali bila ada penyulit atau dugaan komplikasi. Siapa mau megang-megang cucakrowo berliuran nanah, hayo.
Gambaran tentang penyakit sifilis seperti yang dikemukakan tersebut mungkin masih membuat Anda penasaran, karena wanita yang tidak tahu kalau suaminya sering ‘jajan’ mungkin tidak menyadari kalau dirinya sudah mengidap penyakit sifilis.
Jadi uraian selanjutnya adalah mengenali gejala yang mungkin terjadi pada wanita, yang terurai dalam empat stadium berbeda.
Stadium satu. Stadium ini ditandai oleh munculnya luka yang kemerahan dan basah di daerah vagina, poros usus atau mulut. Luka ini disebut dengan chancre, dan muncul di tempat spirochaeta masuk ke tubuh seseorang untuk pertama kalinya. Pembengkakan kelenjar getah bening juga ditemukan selama stadium ini. Setelah beberapa minggu, chancre tersebut akan menghilang. Stadium ini merupakan stadium yang sangat menular.
Stadium dua. Kalau sifilis stadium satu tidak diobati, biasanya para penderita akan mengalami ruam, khususnya di telapak kaki dan tangan. Mereka juga dapat menemukan adanya luka-luka di bibir, mulut, tenggorokan, vagina dan dubur. Perbedaan Penyakit Sipilis dan Penyakit Kencing Nanah Gejala-gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan pegal-pegal, mungkin juga dialami pada stadium ini. Stadium ini biasanya berlangsung selama satu sampai dua minggu.
Stadium tiga. Kalau sifilis stadium dua masih juga belum diobati, para penderitanya akan mengalami apa yang disebut dengan sifilis laten. Hal ini berarti bahwa semua gejala penyakit akan menghilang, namun penyakit tersebut sesungguhnya masih bersarang dalam tubuh, dan bakteri penyebabnya pun masih bergerak di seluruh tubuh. Sifilis laten ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.
Stadium empat. Penyakit ini akhirnya dikenal sebagai sifilis tersier. Pada stadium ini, spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak, jantung, batang otak dan tulang.
Sedangkan pada lelaki yang telah tertular oleh sifilis memiliki gejala-gejala yang mirip dengan apa yang dialami oleh seorang penderita wanita. Perbedaan utamanya ialah bahwa pada tahap pertama, chancre tersebut akan muncul di daerah penis. Dan pada tahap kedua, akan muncul luka-luka di daerah penis, mulut, tenggorokan dan dubur.
Orang yang telah tertular oleh spirochaeta penyebab sifilis dapat menemukan adanya chancre setelah tiga hari – tiga bulan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh. Kalau sifilis stadium satu ini tidak diobati, tahap kedua penyakit ini dapat muncul kapan saja, mulai dari tiga sampai enam minggu setelah timbulnya chancre.
Sifilis dapat mempertinggi risiko terinfeksi HIV. Hal ini dikarenakan oleh lebih mudahnya virus HIV masuk ke dalam tubuh seseorang bila terdapat luka. Sifilis yang diderita juga akan sangat membahayakan kesehatan seseorang bila tidak diobati. Baik pada penderita lelaki maupun wanita, spirochaeta dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan rusaknya organ-organ vital yang sebagian besar tidak dapat dipulihkan. Sifilis pada ibu hamil yang tidak diobati, juga dapat menyebabkan terjadinya cacat lahir primer pada bayi yang ia kandung
GONORE ( KENCING NANAH )
Definisi:
Gonore atau Kencing Nanah adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang berlangsung dalam tempo singkat (akut). Penyakit ini disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae, yakni kuman berbentuk mirip kopi (diplococcus).
Penularan:
Gonore ditularkan melalui hubungan seksual, termasuk lewat anal (dubur) dan oral (mulut). Jadi bila seorang pria mengatakan kepada pasangannya bahwa ketularan saat kencing di toilet tempat umum atau melalui handuk temannya, bohong tuh.
Alasan tersering para penderita datang ke PSK sehingga terjangkit Gonore, katanya sih karena diajak teman-nya. Hampir selalu begitu, betul tidaknya belum ada penelitian.
GEJALA dan TANDA
Gonore pada Pria.
Seorang pria dapat tertular melalui hubungan (seksual) dengan wanita penderita gonore (coitus suspektus). Masa tunas berlangsung antara 2-10 hari dengan rata-rata 3 hari.
Gejala uretritis (gonore):
Nyeri waktu kencing, terutama saat awal kencing.
Permukaan saluran kencing bawah (orifisium uretra) membengkak (oedema) dan kemerahan (eritematus).
Keluar cairan (sekret) nanah (purulen) dari saluran kencing
Penulis pernah menemukan (di praktek) penderita termuda 16 tahun dengan nanah yang menetes-netes, kuning kehijauan dan berjalan seperti orang disunat. Adapun penderita tertua usia sekitar 60 tahun (hebat ya).
Komplikasi atau penyulit pada gonore pria, antara lain:
Infeksi kelenjar cowperi (cowperitis), kelenjar di bawah saluran kencing pangkal penis.
Infeksi prostat (prostatitis), kelenjar di bagian paling ujung saluran kencing berbatasan dengan kandung kemih.
Infeksi kelenjar epidedimis (epididimitis), dan lain-lain.
Gonore pada Wanita.
Pada umumnya penderita gonore wanita tidak menimbulkan gejala, disebut asimtomatis. Paling sering mengenai leher rahim (serviks), dengan gejala keputihan. Jika mengenai saluran kencing, maka dapat terjadi keluhan nyeri kencing (disuri) ringan, dan dapat juga mengenai kandung kemih, ditandai dengan sering kencing (jawa: anyang-anyangen), nyeri perut bagian bawah dan adakalanya nampak darah bersamaan dengan kencing (hematuri)
Komplikasi atau penyulit pada gonore wanita, antara lain:
Infeksi kelenjar Bartolin (bartolinitis), kelenjar di seputar bibir kemaluan. Rasanya amat nyeri, so si penderita jadi sulit jalan. Terjadi pembengkakan di bibir luar vagina (labium mayus), bisa bernanah, timbul abses dan jika sampai pecah, duhhh, bisa menimbulkan krowok (ulkus)
Infeksi jaringan pelvis ( Pelvic Inflamatory Diseases), radang rahim, indung telur dan sekitarnya.
Ditandai dengan rasa nyeri saat menstruasi, saat berhubungan intim, dan umumnya menampakkan gejala ringan, sehingga kurang begitu diperhatikan.
Gonore di luar genital (ekstra genital)
Gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore), sebagai akibat oral seks. tandanya mirip radang tenggorokan.
Gonore rektum (proktitis gonore), yakni infeksi gonore di rongga rektum (bagian dalam anus), sebagai akibat hubungan intim lewat anus. (ceritakan rasanya dong)
Gonore mata (gonoblenore), diderita bayi baru lahir karena si ibu menderita gonore. Penularannya saat persalinan. Beberapa hari setelah melahirkan, mata si bayi membengkak, saat dibuka keluarlah nanah. Hiyyyy kasian.
Dapat juga terjadi pada dewasa jika penderita ngucek-ngucek mata sehabis megang organ kelaminnya yang sedang terinfeksi gonore. (huek, jorok ah).
Pemeriksaan Laboratorium
Merupakan salah satu pemeriksaan penunjang di dunia medis. Jenis pemeriksaan didasarkan atas indikasi.
Bahan pemeriksaan kasus gonore diambil dari:
Pria: nanah dari saluran kencing bawah (uretra) atau diplotot (pijat) batang pinesnya (eh maksudnya penis) untuk mengeluarkan cairan atau nanah.
Dapat pula dengan memeriksa urin (sedimen urine) atau cairan yang dikeluarkan dengan pijat prostat (siapa yang mijet, hayo)
Wanita: dari muara saluran kencing bawah (uretra). Ssst, tahu tempatnya belum ?
Dapat juga diambil cairan dari muara kelenjar Bartolin, leher rahim atau rektum.
Mata: dari cairan nanah mata.
Singkat cerita, semua bahan tersebut dioleskan pada gelas kaca lalu dilakukan pengecatan dengan pewarnaan Gram (cara atau metode pewarnaan), diintip melalui mikroskop dengan pembesaran 100 kali.
Nah, bila ditemukan kuman berbentuk seperti biji kopi (diplococcus) Gram negatif, di dalam ataupun di luar sel darah putih, maka hasil pemeriksaan POSITIF.
Metode pengecatan Gram:
(sekalian aja, siapa tahu dibaca bagian laborat atau ahli kimia untuk dikoreksi)
Langkah-langkah singkat, sebagai berikut:
Setelah bahan siap, fiksasi dengan pengeringan (api), lalu dilakukan pewarnaan dengan:
Pewarnaan Gram pertama, yaitu:
Karbol gentian violet (30 detik), lalu bilas dengan air.
Lugol selama 30 detik, bilas lagi.
Aseton alkohol selama 2-3 detik, lalu bilas dengan air.
Berikutnya pewarnaan Gram kedua, dengan;
Larutan safranin selama 30 detik, bilas lalu keringkan. Siap diperiksa.
Gram positif bila warnanya ungu dan negatif bila hasil pemeriksaan berwarna merah.
Biaya Pemeriksaan di Rawat Inap Palaran: Rp 22.000,- (dua puluh dua ribu rupiah).
Mahal ngga ya. Soale swakelola sih.
Di Kota lain berapa ? Serius lho ini, bukan mancing-mancing.
Halo laborat dan ahli kimia, tolong dibetulin bila salah.
Cara lain adalah dengan pembiakan kuman (biaya mahal) menggunakan media selektif.
DIAGNOSA
Wawancara (anamnesa)
Rangkaian “pengobatan” diawali dengan wawancara atau dalam bahasa medis disebut anamnesa. (diingat-ingat ya, anamnesa)
Pada umumnya, penderita gonore nggak usah digali sudah ngomong sendiri penyakitnya. Namun perlu juga ditanya hubungan intim sebelumnya.
Bila sudah berkeluarga, pertanyaan ini penting untuk mengetahui apakah sudah terjadi penularan pada pasangan atau tidak.
Bila ada dugaan gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore) perlu juga nanya “ngoral” … hehehe ngerti tho. Ho-oh.
Demikian pula jika dugaan proktitis gonore (gonore rektum), perlu ditanya aktifitas “nganal’.
Pemeriksaan (fisik diagnostik)
Oke kita kenalan dengan rangkaian “pemeriksaan” medis yuk.
Inspeksi (melihat)
Pada kasus ini kebanyakan sudah dapat mendiagnosa dengan melihat (inspeksi), tentunya setelah wawancara (anamnesa).
So, yang dilihat adalah ada tidaknya bercak cairan nanah di celana dalam tepat di tempat cucakrowo. Biasanya ada bercak disitu. Atau melihat tanda peradangan di ujung kemaluan, ada tidaknya cairan nanah, bila perlu disuruh mijat si cucakrowo.
Lha terus gimana jika wanita ?
Agak sulit memang, namun bisa dilihat atau mencocokkan keluhan dengan tanda peradangan pada kemaluan. Jika masih meragukan, ya periksa laboratorium.
Palpasi (memegang)
Untuk kasus gonore tidak begitu banyak diperlukan kecuali bila ada penyulit atau dugaan komplikasi. Siapa mau megang-megang cucakrowo berliuran nanah, hayo.
Pantangan Makanan Untuk Penyakit Raja Singa
Tidak ada makanan pantangan untuk penyakit sipilis/ raja singa. Namun, penderita penyakit ini sangat disarankan segera mendapatkan obat penyakit sipilis/ raja singa.
Segala macam jenis penyakit pasti bisa dicegah dengan berbagai macam cara, dan semua cara tersebut pastinya harus efektif
dan juga dapat menghindari tubuh kita dari berbagai macam jenis penyakit. Perbedaan Penyakit Sipilis dan Penyakit Kencing Nanah Begitu juga dengan penyakit gonorrhea ini, upaya pencegahan yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit gonorrhea ini adalah menghindari penyebab gonorrhea dengan menggunakan kondom saat berhubungan seksual, hindari kontak langsung dengan penderita yang terkena oleh virus Neisseria gonorrhoea serta obatilah sedini mungkin bagi orang yang terkena virus Neisseria gonorrhoea supaya penyakit gonorrhea yang diderita tidak semakin parah. Jika sudah parah, hanya satu solusinya yaitu Obat Herbal "De Nature Indonesia"
Keuntungan dengan membeli Obat Sipilis dan Obat Kencing nanah kami :
- Tanpa kedokter (Tidak malu saat ke dokter, hemat waktu dll),
- Tidak perlu disuntik,
- Masa penyembuhan hanya 3-5 hari,
- Proses obat hanya 6 jam.
- Barang dikirim ke alamat rumah anda via TIKI atau JNE kilat, Di bungkus rapi,RAHASIA DIJAMIN !!
- Botol obat sengaja kita buat polos agar tidak ada yang tahu isinya apa. Yang tahuanya anda, jadi anda tidak akan malu walapun paket diterima atau dibuka sama orang lain
Anda tidak usah cemas dan pusing memekirakan bagaimana cara mengobati sipilis karena kami mempunyai obat yang mujarab untuk menyembuhkan penyakit ini. Segera akhiri penderitaan anda dengan memsan obat ini.
Berikut adalah Cerita yang sudah pernah Menggunakan Obat Sipilis dan Obat Kencing Nanah produk kami yang Insya Alloh pasti Ampuh !!!
(sms ini dari pasien kami, tidak di rekayasa sedikitpun oleh
08213776xxx (maaf, disamarkan)Teman saya pernah terkena sipilis, sangat mengerikan. Tiap kencing sakit, pokoknya tersiksa sekali. Tapi setelah minum obat sipilis, dalam waktu 2 hari sudah kering. Mantap banget !!
0857 3920 xxx (pasien dari pulau Bali)Saya kena sipilis sudah seminggu lebih saya sangat khawatir banget dengan penyakit saya ini, apalagi dengan keluarga saya. lalu saya coba nyari informasi di internet dan saya nemukan alamat web ini,lalu saya coba kontek ke nomer 0877 36 710 838 setelah saya coba konsultasi dan minta sarannya saya disarankan minum obat khusus penyakit sipilis, setelah saya mengkonsumsi baru 2 hari nanah yang tadinya keluar dari kelamin saya sudah berhenti juga rasa sakit setiap kencing juga sudah hilang. Saya nggak tahu bagaimana nasib saya seandainya saya tidak segera diobati terimakasih bos semoga kedepannya semakin maju dan jaya sela
085247210xxx (sms dari Sampit Kalteng)Alhamdulillah, sekarang saya sudah sehat mas. Saya menawarkan ke teman dan mau beli 4 paket ke Kal-teng. Terimakasih mas
081343051xxx (pasien dari Ambon)Bos, terimakasih banyak, Alhamdulillah aku sudah sembuh 150%, 50% nya adalah rasa syukurku dan 100% adalah kesembuhannya. 5 hari udah kering, tapi masih gatal. Sisanya saya habiskan saja. Alhamdulillah, sembuh. Salam sukses untuk website ini, ramuannya manjur 100%
08136566xxx (sms klien yang beli ke saya dari Surabaya)Pagi mas, terimakasih banyak. Obat sipilis yang saya beli kemarin emang bagus, teman saya dari batam juga mau beli. Sekali lagi terimakasih
CARA PEMBELIAN OBAT KAMI
KONTAK
087 736710 838
082 221758 210
Bukti Resi Pengiriman
Alamat kami : Jln. Pahonjean Perum Cendana Asri No. 9, Majenang Cilacap, Jawa Tengah 53257
(Kesembuhan Anda No. 1 Bagi Kami)







0 komentar:
Posting Komentar